JUMAT, 27 JANUARI 2012 | 4251 Hits

Wagub Apresiasi Kegiatan PMI

PAREPARE-- Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel Kamis 26 Januari kemarin mengadakan Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) yang dibuka Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, H. Agus Arifin Nu'mang di gedung Islamic Center Parepare, sekitar pukul 09.00 hingga 12.00 Wita.
Kegiatan itu diikuti pengurus PMI se Sulsel dari 23 kabupaten/kota di Sulsel. Ketua PMI Cabang Parepare, Taqyuddin Djabbar mengatakan bahwa pihaknya menerima bantuan mobil donor keliling yang dapat digunakan untuk opersional PMI dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, PMI Parepare berkomitmen untuk lebih memuaskan peran spesifik terhadap agenda-agenda yang lain dengan penuh makna. Salah satunya adalah donor darah. Makanya, PMI selalu mengingatkan bahwa donor itu ibadah, donor itu sehat dan donor itu gaul. Donor itu sehat, terang Taqyuddin, menyosialisasikan ke masyarakat bahwa donor itu membuat orang sehat. Ketua Pemuda Pancasila Sulsel Diza Ali saat memberikan sambutan mengatakan, Pemuda Pancasila telah melaksanakan perjanjian kerja sama dengan PMI Pusat pada November 2011 di Jakarta yang dihadiri Ketua PMI Indonesia Jusuf Kalla. "Kami melaksanakan donor darah dengan 50 ribu Kader Pemuda Pancasila, dan oleh seluruh ketua-ketua majelis pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila. Kami sangat bersyukur dan bangga bisa bekerjasama dengan PMI, bisa mengambil bagian dengan PMI dan bisa bermitra dengan PMI. Dan itu merupakan suatu kebanggaan, kami akan selalu siap dan sangat siap berada dalam kondisi yang darurat di lapangan untuk membantu PMI," katanya. Diza mengharapkan kepada PMI bagaimana agar rakyat Indonesia memperoleh darah tidak lagi dengan antrean dan membelinya dengan harga mahal. "Kami harapkan agar ada terobosan baru, ada laboratorium darah agar rakyat kita tidak lagi membeli darah dengan harga mahal dan kalau bisa digratiskan," imbaunya. Plt Walikota Parepare H Sjamsu Alam mengharapkan PMI sebagai lembaga paling terdepan untuk melakukan pertolongan pertama terhadap situasi darurat yang terjadi di Parepare. "Kehadiran PMI sangat penting dalam kehidupan masyarakat baik situasi aman, terlebih pada situasi tidak aman, seperti terjadi bencana alam," imbaunya. Sjamsu mengatakan, palang merah sangat dibutuhkan dalam pertolongan pertama pada keadaan darurat, baik berupa sandang pangan maupun obat-obatan terlebih bagi penyediaan darah. "Ada sebuah ungkapan yang mangatakan bahwa darah adalah bingkisan kehidupan," ujarnya. Sementara itu Ketua PMI Sulsel, Apiyati Amin Syam menjelaskan, darah tidak bisa diberikan secara gratis kepada masyarakat. Itu karena dalam memproses darah itu terbebas dari virus HIV/Aids membutuhkan tenaga, obat-obatan. "Memang kita mengambilnya dari pendonor secara gratis, tetapi memprosesnya itu apakah darah itu terbebas dari virus," terang Apiyati. Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang sebelum membuka acara Muskerda PMI se Sulsel ini menyampaikan apresiasinya terhadap apa yang telah dilaksanakan palang merah di Sulsel terhadap kegiatan kemanusiaan. "Setelah Muskerda ini, kegiatan kemanusian yang dilakukan PMI Kota Parepare tidak berhenti disini. Kalau bisa kegiatan kemanusiaan ini bisa secara kontinyu, seperti pemberian kacamata gratis dan sunat masuk kampung," imbuh Agus. (sam-sar)

Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " Wagub Apresiasi Kegiatan PMI "