JUMAT, 27 JANUARI 2012 | 4693 Hits
Parepare Menembus Batas Prestasi (8) Hidupkan Terminal Sebagai Pusat Penumpang

Tiga titik terminal di Parepare, terminal induk Lumpue, terminal pembantu Soreang dan Lapadde, akan dimanfaatkan maksimal.
Terminal tersebut dinilai belum maksimal dalam mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). "Kita akan mencari jalan, bagaimana agar mobil penumpang umum bisa memamfaatkan terminal, khususnya terminal Lumpue sebagai tempat naik dan turunnya penumpang," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Parepare, Drs H Gustan Kasim MSi, kemarin.
Dia mengatakan, tiga terminal di Parepare, jika dimanfaatkan dengan baik, akan menambah pendapatan asli daerah (PAD). "Karena itu, akan kita coba gali dari sisi manfaatnya, agar calon penumpang dan mobil penumpang umum mau memamfatatkan terminal, sama dengan pemanfaatan terminal Labukkang pada era tahun 80-an yang dikenal ramai dan pusat terminal penumpang di Parepare," katanya.
Selama ini kata dia, khusus terminal induk Lumpue, pemanfaatannya belum maksimal. Itu karena calon penumpang kurang berminat mau datang di terminal, sehingga mobil penumpang, misalnya mobil angkutan kota dalam provinsi (AKDP), hanya masuk dalam terminal membayar retribusi saja, kemudian langsung keluar. Ini karena tidak adanya calon penumpang dalam terminal.
Menurutnya, calon penumpang yang akan keluar daerah, tidak ke terminal, karena ia lebih memilih mobil plat 'gantung' yang kerap mangkal dititik terminal bayangan. Padahal, katanya, semua titik terminal bayangan yang sering digunakan, seperti Jalan Agusalim, jalan Jend. Ahmayani, Sumpang, telah diberikan rambu larangan parkir.
"Namun rambu yang telah disimpan di lokasi ini diabaikan oleh pengemudi plat 'gantung'. Buktinya masih kerap mobil plat gantung tersebut mangkal untuk menunggu calon penumpang di lokasi terminal bayangan tersebut. Inilah salah fenomena yang harus dicarikan jalan, supaya masyarakat mau memamfaatkan terminal," tandasnya.
Pada prinsipnya, tambah Gustang, untuk memanfaatkan terminal secara maksimal seperti era 80-an, kembali ke masyarakat sendiri, baik calon penumpang dan pengemudi untuk mau menggunakan terminal dengan baik. (laporan: burhanuddin)
Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " Hidupkan Terminal Sebagai Pusat Penumpang "
|