| Home | |
RABU, 08 SEPTEMBER 2010 | 12142 Hits

Butiran Emas Tersebar di Sidrap

SIDRAP -- Sejumlah titik di Kabupaten Sidrap diyakini mengandung butiran emas. Butiran-butiran emas yang diklaim mengandung kadar tinggi tersebut, tersebar ditiga kecamatan antaranya, Kecamatan Pitu Riase, Kecamatan Panca Rijang dan Tellu Limpoe.
Di Kecamatan Panca Rijang, tepatnya di Desa Bulo terdapat lahan seluas kurang lebih 100 hektare yang diyakni warga mengandung butiran emas. Serbuk pasir bercampur emas dan bernilai harga mahal tersebut konon pertama kali ditemukan seorang warga pendatang asal Manado Sulawesi Utara, Awal (33) yang saat itu hendak beternak kambing di lokasi itu. Usaha peternakan yang semula akan dikebangkan Awal, mendakak batal dan beralih menambang emas secara kecil-kecilan hingga beberapa warga ikut membuka usaha tambang tradisional di sana. Berbeda dengan butiran emas yang ditemukan warga setempat, Rahim (58) di Kelurahan Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe yang hingga kini belum terjamah warga. Kepala Dinas Kehutanan dan Pertambangan Energi (Dushuttamben) Sidrap, A Lubis Bagenda Ali beberapa waktu lalu memprediksi, kandungan emas pada lahan seluas 100 hektar di Desa Bulo, Kecamatan Panca Rijang mencapai antara 90 hingga 96 persen. Sejumlah warga mengaku, mampu mendapatkan lima sampai tujuh gram emas per hari dari aktifitas pendulangan mereka. Berbeda dengan butiran emas yang ada di Desa Botto, Kecamatan Pitu Riase diperkirakan masih berkadar antara 90 hingga 95 persen. Dua lokasi penemuan kandungan emas itu sudah lama dikelola penambang tradisional. Berbeda dengan kandungan emas yang ada di Kelurahan Massepe, diperkirakan kadar emasnya masih sangat mudah dan dipastikan berkadar rendah. "Kira-kira itulah sebabnya, mengapa penemuan butiran emas disana belum ditambang warga setempat," Abd Rahim, penemu butiran emas. Dishuttamben selaku instansi terkait pertambangan hingga kini masih berupaya mencari format khusus dalam mengatur usaha ini. Pasalnya, hingga sekarang ini belum satupun regulasi yang mengatur soal pertambangan emas. Tak khayal, Dishuttamben belum berani mengeluarkan izin pertambangan sebab itu masih memerlukan pengkajian lebih dalam. Nurdin, salah seorang pendulang emas, Selasa kemarin mengatakan, rata-rata penambang emas mampu mendapatkan satu hingga dua gram emas perhari. "Itu bagi mereka yang bekerja secara tradisonal, lain halnya dengan yang menggunakan mesin dan bekerja secara berkelompok, mampu mendapatkan emas minimal 5-7 gram perhari," tuturnya. (edy)

Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " Butiran Emas Tersebar di Sidrap "