RABU, 08 SEPTEMBER 2010 | 9867 Hits
DPRD Pangkep 'Berguru' ke Sidrap

SIDRAP -- Anggota DPRD Pangkep dari Komisi II, Selasa 7 September kemarin, 'berguru' ke Kabupaten Sidrap. Kunjungan tersebut untuk mencari perbandingan masalah pertanggung jawaban pelaksanaan APBD 2009 Kabupaten Pangkep dan juga menggali pengetahuan dalam bidang pertanian dan aset.
Rombongan DPRD Pangkep dipimpin Wakil Ketua Komisi II, H Zainal Razak SE dan diterima salah seorang anggota Komisi II DPRD Sidrap, Muh Ali Hafid didampingi Ketua Komisi II HM Pelita Umar.
Dalam pertemuan anggota DPRD Pangkep dan DPRD Sidrap tersebut juga dihadirkan tim teknis dari Dinas Pertanian Sidrap, Bidang Asset Setda Sidrap dan sejumlah pihak yang terkait.
Pertemuan itu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh anggota Komisi II DPRD Pangkep untuk menggali informasi seputar masalah asset dan masalah pertanian.
Untuk masalah asset, DPRD Pangkep memberikan banyak pertanyaan dan berdialog cukup lama dengan Kasub Bidang Asset Drs Muh Dahlan SIP MSi.Beragam pertanyaan dari DPRD Pangkep dialamatkan ke bidang Asset mulai dari masalah pendataan asset Pemda hingga proses pemecahan ketika hendak memindah tangankan asset Pemda tersebut.
Kasub Bidang Aset, Drs Muh Dahlan dalam pertemuan itu menjawab dengan gamblang semua permasalaahn yang diajukan oleh DPRD Pangkep, bahkan dalam kesempatan itu ia menunjukkan hasil pendataan asset daerah berupa buku bundel yang memuat semua data tentang asset pemda hingga tahun ini.
"Mengawali proses sensus dari asset daerah hingga kemudian kita bisa mengumpulkan data asset daerah memang bukan perkara gampang, banyak langkah dan masalah yang kita lalui dan alhamdulillah semua bisa kita atasi dan selanjutnya kita memperoleh hasil yang maksimal,"jelasnya.
Selanjutnya untuk masalah pertanian juga dijelaskan secara panjang lebar, termasuk soal irigasi dan bagiamana proses pembibitan hingga pasca panen.
Ketua Komisi II DPRD Sidrap HM Pelita Umar mengatakan pengembangan sektor pertanian di Sidrap bukan hal yang mudah. Banyak hal yang dipersiapkan untuk memajukan bidang pertanian.
"Bukan cuma masalah irigasi saja, melainkan banyak indikator yang harus diperhatikan sebutlah selain masalah irigasi, juga masalah bibit teknologi pertanaman, perlakukan padi hingga masalah pasca panen,"jelas Pelita.
Keberhasilan yang didapat tentu kata dia tidak lepas dari campur tangan pemda yang memang memprogramkan bagimana Sidrap menjadi kita Agirbisnis. Sehingga banyak kebijakan Pemkab Sidrap yang mengarah pada pengembangan sektor pertanian.
Anggota Komisi II Sidrap lainnya, H Zainuddin Sadide menambahkan bahwa Pemkab Sidrap bersama DPRD Sidrap untuk mendukung kelancaran pertanian di Sidrap menyiapkan dana talangan di tiap APBD sebanyak Rp4 M untuk dana talangan pupuk yang saat ini juga efektif dimanfaatkan untuk menangani fluktuasi harga pakan ternak dan menstabilkan harga telur.
"Jadi sejak adanya dana talangan ini permasalahan petani soal pupuk tidak ada lagi, juga untuk masalah pakan ternak. Kebijakan ini cukup membantu petani kita sehingga tidak teriak lagi adanya masalah pupuk,"jelasnya Zainuddin dengan oenuh gaya humor. (sah)
Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " DPRD Pangkep 'Berguru' ke Sidrap "
|