SELASA, 07 SEPTEMBER 2010 | 2691 Hits

NU Perkirakan Tak Ada Perbedaan 1 Syawal dengan Muhammadiyah
Ketua Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Kacung Marijan mengatakan penetapan 1 Syawal 1431 Hijriah antara NU dan Muhammadiyah kemungkinan sama. Sebab, penetapan 1 Ramadan juga sama.
“Tapi kemungkinan berbeda juga bisa terjadi karena kan metodenya berbeda,” ujar Kacung saat dihubungi, Senin (6/9). “Keduanya (cara yang dilakukan NU dan Muhammadiyah) berdasarkan dalil-dalil yang kuat.” Menurut Kacung, NU sebenarnya juga menggunakan cara-cara yang dipakai Muhammadiyah yaitu hisab atau perhitungan. Tapi, NU juga menggunakan metode menglihat bulan atau rukyatulhilal. “Ibarat melihat cewek cantik, kita tahu cewek cantik itu kan kalau sudah dilihat,” kata Kacung. Kacung mengatakan NU sudah menyiapkan tim lajnah falakiyah yang bertugas melihat penampakan bulan. Tim tersebut terdiri dari para ahli yang juga bertugas menentukan Syawal pada tahun-tahun sebelumnya. Sebelumnya, Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur memutuskan Idul Fitri atau 1 Syawal jatuh pada 10 September. Penetapan tersebut berdasarkan Maklumat PP Muhammadiyah bernomor 05/MLM/1.0/E/2010 yang ditandatangani Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Agung Danarto. (**)

Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " NU Perkirakan Tak Ada Perbedaan 1 Syawal dengan Muhammadiyah "