SENIN, 06 SEPTEMBER 2010 | 2782 Hits

PENGURUS MASJID
'Voucer' Sumbangan Masjid Kurang Efektif
UJUNG -- Sumbangan masjid dari pemerintah kota yang diserahkan melalui safari ramadan dalam bentuk 'voucer' (bukan tunai), dinilai kurang efektif.
Itu lantaran sejumlah pengurus masjid yang telah mendapatkan voucer tersebut, mengaku sulit untuk menebus dananya di Pemkot, dengan alasan dananya belum siap. "Sudah ada beberapa panitia masjid yang mengeluhkan hal ini kepada saya. Seharusnya pengurus masjid yang datang untuk menebus dana yang tertera dalam voucer, harus segera dicairkan, karena bila tidak, itu berarti membuat malu walikota. Karena safari ramadan yang turun ke masjid-masjid, itu membawakan sambutan walikota," tegas H Sudirman Tansi, yang juga masuk rombongan safari ramadan tahun ini. Hemat dia, sumbangan masjid, itu diberikan dalam bentuk tunai, supaya masjid tidak repot lagi berurusan dengan pemkot. Wakil Ketua DPRD, Syaefuddin La Intang saat dihubungi terpisah, kemarin berpendapat sama dengan Sudirman Tansi. Ia mengatakan, akan lebih efektif jika sumbangan masjid dan imam masjid, diberikan dalam bentuk tunai, bukan dalam bentuk voucer. Kabag Kesra, Tahir Laente mengatakan, sumbangan masjid dan imam masjid serta perangkat masjid yang diberikan dalam bentuk voucer, telah banyak sudah diselesaikan, sejak Selasa pekan lalu. Menurutnya, ada 118 masjid di Parepare yaitu, terdiri dari pembangunan masjid Agung sebesar Rp 2,5 juta, masjid kecamatan terdiri dari 3 unit, masing-masing mendapatkan sebesar Rp 2 juta, masjid kelurahan sebanyak 22, masing masing mendapatkan Rp1,5 juta dan masjid biasa sebanyak 92, masing-masing mendapatkan Rp1 juta. (han)

Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " 'Voucer' Sumbangan Masjid Kurang Efektif "