SABTU, 04 SEPTEMBER 2010 | 2275 Hits
Akhir Ramadan Berdiam Diri di Masjidil Haram
Mekah kini bersiap menyambut membludaknya peziarah yang akan datang ke kota tersebut dalam sepekan terakhir bulan suci Ramadan. Seminggu terakhir Ramadan, biasanya banyak kaum muslim yang ingin beriktikaf (berdiam diri) di Masjid Agung (Masjidil Haram).
Raja Abdullah Bin Abdul Aziz menuturkan, ingin berada di Mekah selama 10 hari
terakhir bulan Ramadan untuk mengamati langsung pelayanan yang disediakan
pemerintah Arab Saudi kepada para peziarah dan jemaah Haji.
Diketahui, ribuan peziarah dari Uni Emirat Arab (UEA) sudah berada di kota Mekkah
dan Madinah dari awal Ramadan.
Warga UAE yang tinggal di Madinah sudah menuju Mekah untuk menghabiskan 10 hari
terakhir Ramadan dengan beriktikaf di Masjid Agung dan melakukan shalat Idul Fitri
di sana.
Wakil Presiden urusan dua tempat suci, Mohammad Al Khozaim mengatakan kepada Gulf
News, rencananya akan mendahulukan peziarah selama bulan Ramadan ini dengan
memberikan ketenangan dan menyediakan semua layanan yang mereka butuhkan untuk
bisa mendedikasikan waktunya berdoa.
Dia menuturkan, lebih dari 1.756 pria dan wanita pekerja siap melayani para peziarah.
Sedangkan lebih dari 2.500 orang akan membantu menjaga kebersihan tempat-tempat
suci selama 24 jam sehari dan tujuh hari dalam seminggu.
Direktur Pertahanan Sipil Brigadir Jameel Arbaeen mengaku, lebih dari 4.200 perwira
dan prajurit dari Pertahanan Sipil dilengkapi 800 kendaraan, truk air, dan perangkat
penyelamatan akan bekerja keras untuk memastikan bahwa Mekah menjadi tempat aman
dan para penghuni serta pengunjung merasa terlindungi dari bahaya.
Selain itu, Arbaeen menambahkan, 300 petugas siap memberikan layanan ambulans di
Masjid Al Haram, sedangkan 92 petugas pemadam kebakaran telah dikirim ke daerah
pusat sekitar Masjid Agung tersebut.
Dia mengakui, sebanyak 300 sepeda motor juga akan digunakan untuk reaksi cepat,
dibantu 10 unit kendaraan evakuasi untuk keadaan darurat. Belum lagi, ditambah 23
unit patroli dan 110 unit yang ditugaskan memantau dan memastikan langkah-langkah
keamanan di Mekah.
Direktorat Keamanan dari kota suci tersebut pun mengakui, telah memasang 757
kamera untuk memantau peziarah atau jemaah Haji di dalam Masjidil Haram, serta
menempatkan petugas keamanan sebanyak 1.800, berikut 25 perwiranya untuk
menangani masalah keamanan. (**)
Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " Berdiam Diri di Masjidil Haram "
|