SABTU, 04 SEPTEMBER 2010 | 2990 Hits

Voucer Sumbangan Masjid Dinilai Kurang Efektif
UJUNG -- Voucer sumbangan masjid yang diberikan panitia masjid melalui safari ramadan, dinilai kurang efektif. Itu karena sejumlah pengurus masjid yang telah mendapatkan voucer, mengaku sulit untuk menebus dananya di pemkot, dengan alasan dananya belum siap.
"Sudah ada beberapa panitia masjid yang mengeluhkan hal itu, kepada saya," kata H Sudirman Tansi SE yang juga masuk rombongan safari ramadan tahun ini. Menurut dia, seharusnya pengurus masjid yang datang untuk menebus voucer sumbangannya, harus segera dicairkan, karena bila tidak, dinilai hanya memalukan walikota. Karena safari ramadan yang turun ke masjid-masjid, itu membawakan sambutan walikota. Sebaiknya, sumbangan masjid, itu diberikan dalam bentuk tunai, supaya mereka tidak repot lagi berurusan dengan pemkot. Sependapat dengan Wakil Ketua DPRD Syaefuddin La Intang saat dihubungi terpisah kemarin. Seharusnya sumbangan masjid dan imam masjid, seharusnya diberikan dalam bentuk tunai, bukan dalam bentuk voucer. Kabag Kesra Tahir Laente S.Sos mengatakan, voucer sumbangan masjid dan imam masjid serta perangkat masjid, telah banyak sudah diselesaikan. Menurutnya, ada 118 masjid di Parepare yaitu, terdiri dari pembangunan masjid Agung sebesar Rp 2,5 juta, masjid besar yang terdiri 3 unit, masing-masing mendapatkan sebesar Rp 2 juta, masjid kelurahan sebanyak 22, masing masing mendapatkan Rp1,5 juta dan masjid biasa sebanayak 92, masing-masing mendapatkan Rp1 juta. "pencairannya mulai dilaksanakan sejak Selasa pekan ini," katanya. (han)

Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " Voucer Sumbangan Masjid Dinilai Kurang Efektif "