JUMAT, 03 SEPTEMBER 2010 | 3367 Hits

Lagi, Ratusan Produk Kedaluwarsa Ditemukan
PAREPARE -- Tim pengawasan peredaran barang Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Pertambangan (Disperindagkoptam) Parepare berhasil menyita sedikitnya 310 botol bahan pembuat kue yang sudah kedaluwarsa atau ekspayer.
Pasta pembuat kue kedaluwarsa bermerek Lion Brother dengan berbagai aneka rasa itu disita tim pengawasan di 16 kios di Pasar Lakessi, Parepare Kamis 2 September. Masing-masing 255 botol pasta merek Lion Brother yang telah kedaluwarsa sejak 2007, 2008, dan 2009. Selain pasta kue, ikut disita karena ekspayer sebanyak 46 botol bumbu kue, dan pewarna kue sembilan botol. Plt Kepala Dinas Disperindagkoptam Parepare, Muh Hasby MM yang dihubungi kemarin mengatakan, tim rutin mengecek dan mengawasi peredaran barang kedaluwarsa dan berbahaya lainnya di sejumlah toko, swalayan, dan pasar tradisional. "Ini sudah menjadi program rutin tim yang dikoordinir langsung kepala bidang perdagangan mengawasai peredaran barang kedaluwarsa," katanya. Dalam operasi kemarin, tim berhasil menyita ratusan bahan pencampur kue di 16 kios di Pasar Lakessi. "Bayangkan saja bahan campuran kue yang ikut disita ada pasta atau pewarna kue yang masa ekspayernya sudah tiga tahun yakni tahun 2007," bebernya. Olehnya itu, kata mantan sekretaris KPU ini, bahan pencampur kue yang disita tersebut akan dimusnahkan, sebab jika terjual dan dikonsumsi oleh konsumen bisa berakibat fatal. "Bahan pencampur kue ini akan kami musnahkan untuk mengantisipasi agar tidak terkonsumsi oleh konsumen. Apalagi saat ini momen jelang lebaran, peredaran barang kedaluwarsa khususnya bahan pembuat kue kebutuhannya meningkat," ujar Hasby. Kepala Bidang Perdagangan, Andi Aminartha menambahkan, konsumen dalam hal ini masyarakat Parepare diimbau agar teliti dan cermat dalam memilih serta membeli bahan pencampur kue maupun kebutuhan makanan dan minuman di pasaran. "Momen jelang lebaran ini banyak dimanfaatkan oleh pedagang untuk mencari keuntungan dengan mencampur barang ekspayer di barang baru. Dan itu kami bisa buktikan dengan disitanya ratusan botol bahan pencampur kue," ingat Aminartha. Aminrtha menambahkan, tim akan terus berupaya dan intens melakukan pengawasan terhadap peredaran barang kedaluwarsa dan berbahaya lainnya. "Ini merupakan hari keempat tim turun melakukan pengecekan barang kedaluwarsa di sejumlah titik. Dan secara garis besar perederan barang yang ekspayer banyak beredar di kios-kios atau toko dan pasar tradisional. Kalau di swalayan itu minim," tandas Aminartha. (sar/c)

Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " Lagi, Ratusan Produk Kedaluwarsa Ditemukan "