KAMIS, 02 SEPTEMBER 2010 | 4160 Hits
Konversi MT ke Gas Masih Berlanjut

PINRANG — Konversi minyak tanah ke gas di Kabupaten Pinrang telah merampungkan beberapa kecamatan, diantaranya Patampanua, Tiroang, Cempa dan Lanrisang.
Sementara untuk kecamatan Lembang terbagi pada desa yang masih di dataran, sedang di pengunungan belum didistribusikan dan Kecamatan Paleteang baru dibagi pada dua kelurahan.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Mineral Kabupaten Pinrang, Muhammad Idris SE Msi di ruang kerjanya, Selasa 31 Agustus mengungkapkan, pembagian kompor gas 3 kg, kalau disesuaikan target yang ada, semestinya selesai pada Agustus ini, sejak didistribusikan 27 Juli lalu. “Kendala yang kita hadapi sekarang adalah faktor pendistribusian,” katanya, kemarin.
Dikatakan Idris, pembagian kompor gas ini merupakan yang pertama dan yang terakhir. Artinya setelah merampungkan pembagian tahap pertama, tidak ada lagi penyisiran yang dilakukan petugas untuk mendata keluarga yang berhak menerima, namun belum menerima. “Kita targetkan 75.000, tapi membengkak hingga 90.199,” ungkapnya.
Soal maraknya tabung 3 kg yang bermasalah, Idris mengatakan, pihak Disperindag telah menegaskan kepada distributor dan agen untuk tidak membagikan tabung gas tersebut sebelum diuji di depan warga yang berhak menerima. “ Sesuai dengan pantauan kami di lapangan, tabung, kompor dan segala aksesorisnya telah memenuhi syarat. Semuanya berstandart SNI,” tandasnya.
Menurutnya, konversi minyak tanah ke gas, bukan berarti minyak tanah hilang peredaran di masyarakat. Tetap beredar tetapi tidak ada lagi subsidi dari pemerintah, sehingga harganya lebih mahal.
Dari hasil pendataan, kepala keluarga yang berhak menerima konversi kompor gas sebanyak 88.388 kepala keluarga, sedang untuk usaha kecil dan menengah ( UKM ) sebanyak 1.811 UKM. Kecamatan Watang Sawitto menempati urutan terbanyak dalam penerimaan kompor gas menyusul Duampanua. (mg5)
Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " Konversi MT ke Gas Masih Berlanjut "
|