KAMIS, 02 SEPTEMBER 2010 | 3562 Hits
Produk Kedaluwarsa Marak di Pinrang

Sementara di Pinrang, ditemukan marak beredar produk atau barang kedaluwarsa di sejumlah titik.
Temuan itu berdasarkan hasil operasi yang dilakukan tim terpadu pengawas barang dan jasa yang terdiri dari Dinas Perindustrian Perdagangan Energi dan Mineral, Badan Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM ), Polres, Dinas Pertanian dan Peternakan, serta LSM di sejumlah pasar tradisional, toko, dan pusat perbelanjaan lainnya, kemarin.
Inspeksi mendadak tidak hanya menyita barang-barang konsumsi kedaluwarsa tapi juga menyita alat-alat kosmetik yang dianggap berbahaya. Anggota tim terpadu dari Disperindag Hj Nani Jerre SH dan Murni Amin SH mengatakan, dari hasil penyisiran itu tim menyita puluhan jenis produk kedaluwarsa.
"Di antara yang kita amankan pada operasi pasar kemarin adalah sus kaleng, mi instan, kecap, sirup, di samping daging sapi dan ayam yang tidak memenuhi standar kesehatan," ujar Hj Nani.
Kamis hari ini tim kembali turun melakukan sidak di sejumlah toko dan pusat perbelanjaan di Pinrang khususnya titik-titik yang minim atau bahkan tidak pernah terpantau.
Nani Jerre menambahkan, tujuan operasi untuk melindungi konsumen dari barang-barang kedaluwarsa dan berbahaya mulai dari makanan, minuman, sampai barang kosmetik "Tim terpadu akan terus memantau produk-produk makanan dan minuman di pasaran untuk menjamin keamanan konsumen apalagi menjelang lebaran. Supaya tidak terjadi kasus sama seperti di daerah lain," tandasnya. (mg5)
Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " Produk Kedaluwarsa Marak di Pinrang "
|