SELASA, 31 AGUSTUS 2010 | 5031 Hits

DBD Serang Dua Bocah di Matra
PASANGKAYU -- Demam Berdarah Dengue (DBD), salah satu jenis penyakit mematikan jika terlambat ditangani secara serius oleh medis. Apalagi DBD seiring bermunculan di musim hujan telah tiba, makanya masyarakat diminta waspada terhadap penyakit tersebut.
Untuk mengindari penyakit yang belum ada obat maupun vaksinnya ini, masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan, melakukan pemberantasan jentik nyamuk dengan 3M Plus (mengubur, menguras dan menutup plus hindari gigitan nyamuk). Seperti di Kabupaten Mamuju Utara (Matra), Sulawesi Barat (Sulbar), DBD menyerang dua bocah di pemukiman warga Pasar Pasangkayu masing-masing Andi Muhammad Fath (9 bln), putra dari pasangan Hasnawiah dan Andi Abdul Samad divonis terinfeksi DBD. Bocah satuanya lagi adalah Tomi (7thn) asal Sarudu anak ke empat dari pasangan Umrah, Tomi terserang DBD sejak Selasa 24 Agustus, lalu. Fath dilarikan ke RSUD Mamuju Utara (Matra) untuk diperiksa, Sabtu 28 Agustus. Selama sepekan RSUD Mamuju Utara menangani dua kasus DBD yang semuanya adalah anak di bawah umur. Orang tua Tomi, Umrah saat dihubungi mengatakan, penyakit DBD mulai menyerang warga khususnya anak di bawah umur, terjangkit etelah banjir melanda daerah Matra sebulan lalu. Bahkan masih banyak anak-anak di daerah itu terserang penyakit yang sama."Hanya anak saya yang dirawat di rumah sakit ini, itu karena tidak mampu membayar rumah sakit di Palu. Padahal sejumlah orang tua yang anaknya terserang DBD dirawat di rumah sakit Palu yang perawatan medis lebih lntensif," ujarnya Pantauan PARE POS, kasus penedrita gizi buruk, korban rabies dan terakhir DBD melanda di Matra merupakan permasalahan terhadap program jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) di Dinas Kesehatan (Diskes) yang harus ditangani serius. Terlepas minimnya realisasi dari program Diskes, diharapkan segera melakukan tindakan antisipasi, sebelum kasus DBD di Matra naik status menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB). Sekretaris Komisi III DPRD Matra, Putu Purjaya menanggapi masalah DBD, mengatakan ini bukti kalau penanganan ketiga jenis penyakit tersebut menjadi perhatian pusat di sektor kesehatan di Matra. Sebab penangannya belum maksimal dengan seringnya di temukan penyakit ini. "Saya sebagai wakil rakyat sangat prihatin dan meminta kepada Diskes untuk segera turun dilapangan untuk melakukan tindak lanjut, sebelm menjadi pembahasan anggota DPRD. Termasuk lokasi kasus segera di fogging dan daerah yang rawan menimbulkan jentik seperti daerah tergenang banjir, " imbau Putu sat berkunjung ke RSUD Matra. Salah satu perawat di RSUD Matra, Isna mengatakan kondisi dua bocah tersebut, suhu panasnya berangsur-angsur turun dan masih dalam tahap pemberian anti biotik lewat suntikan. (mg23/sar)

Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " DBD Serang Dua Bocah di Matra "