SABTU, 31 JULI 2010 | 1950 Hits

Calo Mulai Gentayangan
Tidak hanya honorer yang kasak kusuk jelang pendataan, calo pun dikabarkan mulai gentayangan. Paling santer yang mencatut nama pejabat. Seperti di Parepare, seorang oknum penelepon gelap mencatut nama Kepala BKDD Ramadhan Umasangaji menawarkan jasa kepada honorer.
Dia mengiming-iming bisa meloloskan honorer karena punya jatah. Seorang honorer di Pemkot Parepare yang minta identitasnya tidak disebutkan nyaris menjadi korban. Dia mengaku menerima telepon dari oknum yang mengatasnamakan kepala BKDD itu. Oknum tersebut mengaku punya jatah dan menawarkan kepadanya. "Katanya dia punya tiga jatah, dan kalau berminat saya diminta menghubungi nomor telepon yang menelepon itu," bebernya tanpa merincikan nomor telepon dimaksud. Kasus calo dan dugaan sogok CPNS pernah marak di Parepare. Pada akhir 2009 lalu, kasus calo dan sogok CPNS Parepare terbongkar. Kasus itu diduga melibatkan sejumlah oknum pegawai BKDD dan Kelurahan Mallusetasi. Kasus yang sudah memunculkan dua tersangka yakni Widdy Prasetyo, mantan staf BKDD, dan Muh Yusuf, wiraswasta, itu masih berlanjut di Kejaksaan Negeri Parepare. Sebelumnya beberapa saksi dalam kasus ini sudah diperiksa penyidik Polres Parepare, masing-masing Umar Hasan Dalle, staf BKDD, Ardiyansah, seklur Mallusetasi, Hasanudin Rahman, staf Kantor Ketahanan Pangan, H Muhammad Anas, sekretaris Dinas Kesbang, dan Eko, staf BKDD. Sekretaris Inspektorat Parepare Nasriyadi mengatakan, sanksi administrasi dan pembinaan kepada oknum PNS terlibat kasus itu sudah dilakukan. Masing-masing Widdy Prasetyo dan Hasanuddin Rahman diberi sanksi berupa mutasi dan penurunan pangkat. "Beberapa oknum PNS lainnya juga sudah diperiksa namun tidak ditemukan adanya bukti keterlibatan mereka," kata alumni STPDN ini. Kepala Seksi Pidsus Kejaksaan Negeri Parepare Burhanuddin, mengatakan, kasus tersebut sudah P-21 (berkas sudah lengkap). "Berkas sudah lengkap dan rampung, tinggal menunggu koordinasi dengan pihak kepolisian kapan akan dilimpahkan ke kejaksaan," kata Burhanuddin. Perkembangan kasus ini, Burhanuddin mengaku, akan membuka alur distribusi dugaan praktik gratifikasi dari dua tersangka yang ditetapkan polisi sebelumnya yakni Widdy Prasetyo dan Muh Yusuf. "Bukti rekening yang ada saat ini hanya kopian halaman terakhir saja, sehingga hasil penyidikan tidak signifikan. Namun kalau buku rekening itu dikopi semua halamannya, maka kemungkinan gambaran transaksi akan mudah diketahui," ungkap Burhanuddin. Kasus CPNS lainnya yang mandek adalah di Sidrap. Dalam seleksi CPNS 2009 lalu terbongkar dugaan praktik perjokian. Sebanyak enam mahasiswa asal Universitas Gajah Mada (UGM) diduga terlibat dalam kasus joki seleksi CPNS Sidrap tersebut. Kasus itu sudah ditangani pihak kepolisian, namun mandek hingga saat ini. (fen)

Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " Calo Mulai Gentayangan "