SABTU, 31 JULI 2010 | 1716 Hits

Susut Listrik Parepare Hanya 4,92 Persen

PAREPARE -- PLN Cabang Parepare mengalami susut non teknis pada semester satu 2010 mencapai 4,92 persen. Capain susut non teknis tersebut terbilang turun dalam lima tahun terakhir. Hal ini diungkapkan Manajer PLN Parepare Andik Novijanto di sela-sela deklarasi bebas susut non teknis PLN, di kantor P
Deklarasi tersebut dihadiri langsung Direktur Operasi PLN Indonesia Timur Vickner Sinaga, GM PLN Sultanbatara Ahmad Siang, Walikota Parepare, HM Zain Katoe, Wakil Ketua DPRD, Drs Andi Darmawangsa, dan unsur muspida Parepare. Menurut Andik, susut adalah musuh bersama yang merupakan komitmen manajemen beserta staf PLN Parepare untuk diperangi. Itu dibuktikan dengan peluncuran program-program unggulan yang mendukung perjalanan panjang menuju bebas susut non teknis di PLN Parepare. "Komitmen itu didukung oleh program antara lain tahun 1998 diluncurkan program Zero Correction Billing yang merupakan embrio bebas susut non teknis. Dilanjutkan dengan program susut terpadu (Suster) tahun 2000," terangnya. Tidak hanya itu lanjut Andik, program lain yang dilakukan sebagai bentuk komitmen menjadikan PLN Parepare bebas susut non teknis adalah program pryma atau sistem pembacaan empat gelombang tahun 2001, program perbaikan mutu SDM Cater melalui workshop tahun 2002, program pembacaan meter dengan Barcode Handy Terminal (BHP) dilanjutkan tahun 2003. Kemudian program DPM plus pada tahun 2004 dan program kerja bersama pemda-PLN untuk penertiban PJU liar di tahun 2005, Setup ISO 9001:2000 untuk proses pembacaan meter dan proses pembuatan rekening tahun 2007. Lalu penggunaan KWH meter elektronik tahun 2007, program focus 50 tahun 2008 dan program operasi simpatik P2TL PLN tahun 2009. "Kesemua program itu dapat menghasilkan bebas susut non teknis dengan gambaran kinerja susut lima tahun terakhir," paparnya. Andik menyebutkan pencapaian kinerja lima tahun terakhir yang dimaksud adalah tahun 2006, pencapai susut 9,44 persen, tahun 2007, capain susut 7,06 persen, tahun 2008 berkisar 4,79 persen, tahun 2009 4,74 persen, dan tahun 2010 untuk semester satu pencapaian susut 4,92 persen. Pada 2009 lalu, PLN Parepare juga menerima penghargaan Dharma Karya ESDM Muda dari Menteri ESDM, Purnomo Yusgiantoro. Penghargaan tersebut menunjukkan bahwa PLN Parepare dapat menurunkan losses susut dari 9,44 persen pada 2006 menjadi 4,19 persen pada tiwulan satu 2009. Andik menambahkan, langkah-langkah yang dilakukan PLN untuk mendorong Parepare menjadi kota bebas susut non teknis adalah melaksanakan penertiban pemakaian tenaga listrik (P2TL) dan meningkatkan mutu baca meter secara konsisten. Penertiban pemakaian tenaga listrik (P2TL) hingga Juni 2010, berhasil menertibkan 94 pelanggan dari 4.798 pelanggan yang diperiksa (269.925 kwh) berkisar Rp190 juta. Sedang khusus PLN Ranting Mattirotasi dalam pelaksanaan P2TL sukses menertibkan 18 pelanggan dari 893 pelanggan yang diperiksa atau 2,02 persen (99.694 kwh) atau Rp29 juta. "Parepare memiliki beberapa keunggulan yang didukung pasokan listrik andal karena dikelilingi beberapa pengelolaan gif dan gardu induk," tandas Andik. (sar)

Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " Susut Listrik Parepare Hanya 4,92 Persen "