SABTU, 31 JULI 2010 | 2093 Hits
Perjalanan Dinas Camat Diduga Fiktif
ENREKANG -- Perjalanan dinas sejumlah camat di Kabupaten Enrekang yang beralasan mengikuti pelatihan pembekalan teknis pemerintahan di Jakarta serta Batam, 28 hingga 31 Juli diduga fiktif.
Beredar informasi, pelatihan tersebut tidak ada dan para camat hanya melakukan kunjungan wisata ke negeri Malaysia dan Singapura.
Di lingkup pejabat Pemkab Enrekang sendiri, beredar short message service (SMS) yang menyatakan kegiatan pelatihan tersebut tidak ada. Namun, hanya sebagai alasan bagi 9 camat dan sejumlah pejabat untuk melakukan kunjungan wisata ke luar negeri.
"Kegiatan pelatihan peningkatan SDM itu tidak ada, hanya dibuatkan pertanggungjawaban, tapi sebenarnya kegiatan itu tidak ada," demikian isi SMS yang beredar itu, Jumat, 30 Juli.
Informasi yang diterima PARE POS, agenda perjalanan para camat tersebut yakni mulai berangkat dari Enrekang menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, 28 Juli dengan tujuan Jakarta. Dari Jakarta, rombongan meneruskan perjalanan ke Kuala Lumpur Malaysia dan terus ke Singapura.
Sebelumnya, Asisten I Setda Enrekang, Kasmin Karumpa membenarkan adanya workshop peningkatan SDM di Batam itu. Setelah mengikuti workshop, kata Kasmin, barulah paca camat diizinkan 'jalan-jalan' ke Singapura.
Ketua Bidang Advokasi, Lembaga Kajian Strategis Massenrempulu (Lintas Maspul), Abdul Syukur Djamadi menegaskan, jika memang benar para camat tersebut tidak mengikuti workshop di Jakarta, dan hanya sekadar 'menghabiskan' anggaran di luar negeri, maka dana itu patut ditelusuri.
Abdul Syukur meminta aparat kejaksaan atau kepolsiain untuk menelusuri keberangkatan para camat ini untuk membuktikan kebenaran dari kegiatan ini.
"Saya tidak menuduh, apakah perjalanan dinas ini fiktif atau tidak, tapi dengan adanya informasi seperti ini, maka saya pikir sebaiknya aparat melakukan penelusuran, karena keberangkatan mereka menggunakan uang rakyat," tegasnya. (mur)
Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " Perjalanan Dinas Camat Diduga Fiktif "
|