JUMAT, 30 JULI 2010 | 1300 Hits
Diskoperindag Bantah Elpiji Campur Air
SENGKANG--Dinas Perindag Kabupaten Wajo membantah adanya kasus elpiji 12 kilogram bercampur dengan air. Hal itu berdasarkan pengecekan langsung Diskoperindag Wajo ke sub agen elpiji H Darmin di Siwa, Kamis 29 Juli kemarin. Kepala Bidang Perdagangan Diskoperindag Wajo Andi Alwi
kepada PARE POS, saat melakukan insepksi mendadak (sidak) di pangkalan agen H Darmin mengatakan, tidak benar isu elpiji bercampur air. "Kita datang kesini berdasarkan perintah pak Bupati dan kita mau luruskan apakah betul, namun sampai saat ini belum ada laporan masuk ke H Darmin, sebagai sub agen" kata Andi Alwi.
Ia mengaku hingga saat ini belum ada kasus seperti itu. Kendati demikian Diskoperindag tetap mengantisipasi dengan mengawasi suplai elpiji ke pangkalan. "Saya sekarang ada di sub agen H Darmin mengecek," ungkapnya. Dia memperkirakan jika kemungkinan regulator yang rusak sehingga gas tidak bisa keluar. "Bukan air jadi keliru kalau ada isu bahwa gas elpiji bercampur gas," tegasnya. Hal senada juga disampaikan pemilik pangkalan elpiji H Darmin. Ia menegaskan, tidak ada kasus seperti itu. "Yang ada regulator yang rusak sehingga gas tidak keluar dan seolah-olah ada air, padahal tidak ada air didalam," tegasnya. Darmin mengungkap, kasus kerusakan regulator baru pertama kali ditemukan. "Laporan salah satu warga ternyata tidak ada dan tidak bukti. Yang ada tabung regulator yang rusak dan barusan terjadi," tegasnya. Andi Alwi menambahkan, sub agen masih menunggu laporan dari warga terkait masalah tersebut. Sebab agen H Darmin mensuplai sejumlah toko dan pangkalan di Siwa. "Namun belum ada laporan dari masyarakat terkait gas campur air," ujarnya. Biasanya, yang dijumpai di agen yakni air yang melekat di tabung, setelah dicelupkan. "Ini pensyaratan untuk mengetahui apakah tabung tidak bocor," tegasnya. (rif)
Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " Diskoperindag Bantah Elpiji Campur Air "
|