JUMAT, 30 JULI 2010 | 2574 Hits

Atasi Banjir, Lakessi Butuh Campur Tangan Pemerintah
PANGKAJENE -- Beberapa hari terakhir, sebagian besar wilayah Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae kembali tergenang air. Banjir tahunan itu kembali melanda seiring belum membaiknya saluran drainase dan irigasi di daerah itu.
Masalah utama di Lakessi bukannya tanpa penanganan. Secara swadaya, dibantu dengan suntikan dana perbaikan infrastruktur melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri yang ada beberapa tahun belakangan, secara perlahan masalah itu mulai ditangani. Hanya saja, warga tetap memngharapkan adanya campur tangan dari pemerintah kabupaten. Koordinator Kota PNPM Mandiri Perkotaan, Sakaruddin, menyebutkan, dalam program PNPM selanjutnya, kelurahan ini akan kembali mendapat suntikan dana dari pusat sebesar Rp 150 juta. Sejak 2005 hingga 2010, dana PNPM Perkotaan yang terserap untuk membangun Lakessi, baik fisik maupun sosial dan ekonomi kurang lebih 500 juta, belum termasuk anggaran Rp 1 Miliar dari program PLP-BK. "Terpilihnya Lakessi menjadi salah satu dari 2 kelurahan di Sulsel sebagai pilot project pada program ini bukan semata-mata menjadi kebanggaan masyarakat Lakessi sendiri, tapi juga menjadi tanggung jawab semua stakeholder, termasuk Pemkab Sidrap," katanya saat rapat dengan pengurus dan anggota LSM Saromase, Kamis kemarin. Askot UP PLP-BK, Munirfan menyebutkan, pembangunan fisik melalui sisa anggaran Rp 400 juta diharap bisa rampung September tahun ini. Saat ini, dana program program Pengembangan Lingkungan Berbasis Komunitas (PLP-BK) itu susah diperuntukkan untuk pengerjaan talud dan drainase jalan tahap pertama sepanjang 236 meter dari 1.238 meter secara keseluruhan. Juga untuk pembangunan Bank Sampah dan taman bermain. "Tahap kedua dan ketiga, kita akan bangun kandang ternak kolektif, WC keluarga, lanjutan drainase hingga penataan pinggir saluran irigasi dan pemasangan paving blok dengan anggaran sesuai RAB Rp 732 juta lebih. Kepala Kelurahan Lakessi, M Arisal Asaad berharap, terpilihnya Lakessi sebagai lokasi program PLP-BK bisa memberi solusi terhadap masalah yang dihadapi masyarakat selama ini. Meski begitu, Arisal tetap berharap adanya dukungan masyarakat, pemerintah kabupaten hingga pihak-pihak swasta untuk mewujudkan cita-cita masyarakat Lakessi. (din)

Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " Atasi Banjir, Lakessi Butuh Campur Tangan Pemerintah "