KAMIS, 11 MARET 2010 | 3328 Hits

Proyek Air Bersih Diduga Asal Jadi
SOPPENG--Warga Desa Sering Kecamatan Donri-donri mengeluhkan proyek pengerjaan air bersih. Proyek yang dianggarkan sekira Rp 1,1 miliar hingga kini belum dapat berfungsi maksimal.
Anggota DPRD Soppeng, H Ilyas di ruang kerjanya, Rabu 10 Maret mengaku mendapat banyak keluhan dari warga sekitar. Ilyas menduga proyek tersebut dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai perencanaan awal. Sehingga distribusi air kurang lancar. Menurutnya, bila pekerjaan bagus, proyek itu mampu memenuhi kebutuhan air bersih warga Lattie, Paddameng Padang dan sebagian wilayah Desa Sering. Apalagi sumber mata air menggunakan air sungai Kawu Desa Sering. "Proyek tersebut selesai dan dianggarkan 2009. Namun hingga kini distribusi air kurang lancar," kata Ilyas. Menurut warga, kata Ilyas kurang lancarnya distribusi air akibat kontraktor yang mengerjakan tidak memperhatikan kualitas pekerjaan. Masyarakat menilai pemasangan pipa tidak sesuai dengan standar teknis. Dampak lain yakni pipa dipasang dibibir jalan. Sehingga merusak sebagian bahu jalan. Seharusnya, pipa air dipasang diluar bahu jalan. Tujuannya, agar aman dari kendaraan yang melewati jalan itu. Menurut warga ada galian yang tidak dipasangi pipa dengan panjang sekitar 1.500 meter. Padahal sesuai perencanaan semua galian harus dipasangi pipa yang sesuai standar. "Kualitas pipa meragukan. Pipanya kecil dan tidak sesuai rancana anggara biaya (RAB). Akibat pipanya kecil air tidak bisa terdistribusi dengan baik," ujarnya. Menurut Ilyas permasalahan tersebut sudah disampaikan ke dinas terkait. Pihak dewan dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan pemantaun dilokasi. "Bila kualitas proyek tidak memuaskan akan disarankan kontraktornya melakukan perbaikan kembali," harap Ilyas. (wis/b)

Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " Proyek Air Bersih Diduga Asal Jadi "