KAMIS, 11 MARET 2010 | 7423 Hits

DPK: Kasek Definitif Mendesak Jelang UN
Parepare Butuh 15 Kasek
PAREPARE -- Pengisian jabatan kepala sekolah (kasek) definitif mendesak segera dilakukan karena ujian nasional (UN) sudah di depan mata. Dengan tidak adanya kasek definitif akan mempengaruhi penandatanganan ijazah kelulusan siswa.
Di Parepare saat ini, sedikitnya ada tujuh kepala SD dan SLTA yang tidak dijabat oleh pejabat definitif atau hanya diisi pelaksana tugas (plt) menyusul pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun. Enam kepala SD dan satu kepala SLTA, yakni SMKN 2. Tapi secara umum, hingga 2011 Parepare membutuhkan sebanyak 15 kasek. Kondisi ini menjadi perhatian serius stakeholder pendidikan di kota ini, khususnya Dewan Pendidikan Kota (DPK). Ketua DPK Parepare, H Achmad Faisal A Sapada MM kepada PARE POS, Rabu kemarin, mengatakan, pengisian jabatan kasek definitif menjadi pekerjaan rumah pemerintah kota (pemkot) dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk segera disikapi. "Saya mengamati masih ada beberapa sekolah yang lowong atau hanya dijabat pelaksana tugas. Untuk itu, diimbau kepada Dinas Pendidikan segera melakukan rekrutmen calon kepala sekolah dan mengusulkan ke walikota untuk diangkat menjadi kepala sekolah definitif," pinta mantan kepala Dinas PU dan Praswil Parepare ini. Rekrutmen dan pengusulan calon kasek ini ke walikota sangat mendesak atau sifatnya urgent karena UN sudah dekat. "Kita harap dalam dua pekan ini sudah ada kasek definitif di sekolah-sekolah yang lowong itu," harapnya. Faisal juga meminta kasek dan guru menggenjot kemampuan siswa dalam menghadapi UN. Agar kualitas dan tingkat kelulusan UN bisa meningkat. "Jangan lagi hasil UN di Parepare mengalami penurunan prestasi. Itu sangat tidak kita harapkan sebagai kota bervisi pendidikan," ingat ketua Yayasan Perguruan Amsir Parepare ini. Kepala Dinas Pendidikan Parepare, Drs Mustafa Mappangara melalui Kepala Seksi Peningkatan Mutu Tenaga Kependidikan, Umar SPd MPd yang dihubungi terpisah kemarin, mengatakan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dan berkoordinasi dengan walikota terkait rencana pengisian kasek ini. Walikota mengarahkan untuk segera dilakukan seleksi kasek. "Kita sudah diarahkan walikota untuk melakukan seleksi. Saat ini sedang berlangsung sosialisasi yang diedarkan ke sekolah-sekolah, lalu pendaftaran seleksi dibuka 15 Maret," kata Umar yang juga sekretaris DPK Parepare ini. Umar mengatakan, sejauh ini Dinas Pendidikan sudah membentuk panitia seleksi kasek di bawah tanggung jawab kepala Dinas Pendidikan. Dalam kepanitiaan terbagi, ada panitia seleksi berkas administrasi, ada panitia tes kompetensi, dan panitia fit and proper test. Pengumuman atau sosialisasi seleksi dilakukan 8-13 Maret, pembukaan pendaftaran calon kasek 15-19 Maret, seleksi berkas administrasi 20-22 Maret, pengumuman hasil seleksi berkas administrasi 25 Maret. Lalu disusul tes kompetensi pada 30-31 Maret, pengumuman hasil tes kompetensi 12 April, kemudian dilanjutkan fit and proper test pada 15-16 April. Pengumuman hasil seleksi dan tes dipastikan pada 20 April. "Lalu pada 25 April hasilnya dilaporkan atau diusulkan kepada walikota," terang Umar yang di kepanitiaan menjabat sekretaris fit and proper test. Secara umum Parepare, mulai 2010 hingga 2011 mendatang membutuhkan sebanyak 15 kasek untuk mengisi jabatan lowong atau ditinggal pejabat yang memasuki masa pensiun. "Memang benar jumlah kasek yang dibutuhkan untuk tahun 2010 dan 2011 sebanyak 15 orang. Nantinya jumlah peserta yang dapat mengikuti seleksi tes kompetensi dan fit and proper test sebanyak 50 orang," papar Umar. Nah, karena keterbatasan jumlah calon yang dapat mengikuti seleksi tes kompetensi dan fit and proper test, maka hasil seleksi berkas administrasi akan diurut berdasarkan perolehan nilai dan dibatasi sesuai jumlah jatah yang dibutuhkan. Informasi yang beredar menyebutkan, dari enam kepala SD lowong saat ini, empat sudah punya calon, sementara dua lainnya masih menunggu hasil seleksi. Khusus kepala SMKN 2, ada enam calon kepala SMK yang namanya diusul ke walikota untuk ditetapkan menjadi kasek definitif. Soal pihak-pihak yang dilibatkan dalam seleksi kasek, Umar memastikan, bahwa itu adalah orang-orang yang punya kompetensi. Di antaranya kalangan akademisi, Prof Dr HM Siri Dangnga MS dan Prof Dr HM Muiz Kabry. "Tes kompetensi akan dilaksanakan melalui lembaga pelayanan konseling dan psikologi Universitas Negeri Makassar," katanya. "Diharapkan begitu proses seleksi selesai, kepala sekolah dilantik sebelum penandatanganan ijazah," tambah Umar. Diharapkan tahun ini, seleksi kasek di Parepare tidak lagi bermasalah. Sebab, pada proses seleksi sebelumnya terjadi kekisruhan yang menyebabkan seleksi sampai diulang. Itupun setelah hasilnya ditetapkan masih ada nada sumbang bukti ketidakpuasan. (sar/c) Seleksi kasek dibuka -Pengumuman/sosialisasi 8-13 Maret -Pendaftaran peserta 15-19 Maret -Seleksi berkas administrasi 20-22 Maret -Pengumuman hasil seleksi berkas 25 Maret -Tes kompetensi 30-31 Maret -Pengumuman hasil tes kompetensi 12 April -Fit and proper test 15-16 April -Pengumuman hasil seleksi dan tes 20 April -Laporan/pengusulan calon kepada walikota 25 April

Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " Parepare Butuh 15 Kasek "