KAMIS, 11 MARET 2010 | 3809 Hits
Kasus Perceraian Meningkat di Parepare (2-Selesai) Didominasi Kasus Selingkuh dan KDRT
Meningkatnya kasus perceraian di Parepare menjadi tanda tanya besar. Padahal di era modern seperti ini, hampir semua pasangan melalui proses pacaran sebelum menikah. Jadi sudah saling mendalami kekurangan dan kelebihan. Lantas apa kurangnya?
-
Dari hadi ke hari angka perceraian di Parepare secara kuantitas meningkat. Akibatnya, hampir setiap saat Kantor Pengadilan Agama Parepare, yang mengurusi masalah perceraian, tidak pernah kosong dengan orang-orang yang berurusan soal perceraian.
Data yang dihimpun di Kantor Pengadilan Agama Parepare menyebutkan, dalam dua bulan terakhir sudah 70-an pasangan suami istri yang memilih jalan bercerai. Ini pertanda bahwa tidak semua orang yang menikah menemukan kebahagiaan. Akan tetapi ada juga yang menuai penderitaan, di mana ujung-ujungnya adalah perceraian.
Meningkatnya kasus cerai ini, ada yang menyebutkan, karena sudah takdir, tidak cocok, bahkan tidak sedikit yang mengatasnamakan ada orang ketiga dan kekerasan dalam rumah tangga.
Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Parepare, H Muh Bashir Makka SH mengaku, sedikit mengeluh dengan banyaknya orang yang mengajukan perceraian. Itu dengan berbagai alasan.
"Hampir tiap hari kami melakukan putusan sidang cerai," akunya, kemarin.
Diperkuat oleh hakim Gunawan Sulaiman SHi MM yang ditemui terpisah. Dia mengatakan, bahwa tingginya kasus perceraian disebabkan berbagai masalah. "Seperti sudah tidak ada kecocokan, yang dulunya se-iya se-kata, sekarang sebaliknya," katanya.
Sementara kesimpulan yang dikemukakan Bashir Makka, bahwa banyaknya kasus perceraian di Parepare disebabkan oleh adanya pernikahan dini dan kurangnya tanggung jawab. Selain itu juga karena adanya campur tangan orang ketiga dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). "Saya juga heran. Padahal mereka yang mengajukan cerai talak ini rata-rata melalui proses pacaran sebelum menikah. Tapi kalau memang ini pilihan terbaik, ya itulah yang harus dijalani," tandasnya. (anj/b)
Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " Didominasi Kasus Selingkuh dan KDRT "
|