KAMIS, 11 MARET 2010 | 4901 Hits

PERTANIAN
SHS Nyaris Kuasai Market Share KTI
SIDRAP — Akhir tahun 2009 lalu, Kantor Regional VI PT Sang Hyang Seri (SHS) meraih pangsa pasar (market share) 60 persen di kawasan timur Indonesia (KTI). Upaya SHS untuk mengembangkan benih yang dapat meningkatkan produktivitas petani terus dikembangkan.
Termasuk hingga di kabupaten/kota di bagian timur Indonesia. General Manager PT Sang Hyang Seri regional VI, Abu Saniasa, mengatakan, tahun lalu pihaknya telah berhasil menyalurkan sekira 5.000 ton variates padi non hibrida. Tahun ini, SHS kembali menargetkan peningkatan penggunaan benih hingga 10 persen dari tahun sebelumnya. Salah satu benih nonhibrida yang mulai diminati adalah varietas Situbagendi dan banyak diserap di Sulteng. Kelebihannya dapat tumbuh subur di lahan tadah hujan yang minim air dengan masa panen lebih cepat yakni 105 hari. Varietas ini juga rencananya akan disuplai untuk percepatan masa tanam lahan 14 ribu hektare di wilayah Sidrap sendiri. Asumsinya, sejak 1 Mei mendapat, pasokan air dari saluran induk Saddang Pinrang akan ditutup untuk perbaikan selama 6 bulan ke depan. Selain target pasar di KTI, SHS juga tetap mengoptimalkan suplai benih di Sulsel. Tujuannya menopang target surplus beras 2 juta ton yang diprogramkan Pemerintah Propinsi Sulsel. Benih tersebut diproduksi di pabrik Sang Hyang Seri di Pangkajene, Sidrap. Dalam memasok benih, dilakukan dengan sistem penjualan langsung kepada masyarakat petani atau melalui kelompok tani dan melalui program Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU). (din)

Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " SHS Nyaris Kuasai Market Share KTI "