RABU, 10 MARET 2010 | 4225 Hits
Mahasiswa Politani Diperiksa di Polres
PANGKEP--Sebanyak 20 mahasiswa Politani Pangkep, Selasa 9 Maret, mendatangi Mapolres Pangkep. Kedatangan mahasiswa ini untuk mendampingi 4 rekan mereka yang diduga sebagai tersangka pengrusakan kampus Politani.
Kedatangan mahasiswa tersebut untuk memenuhi surat panggilan kedua dari pihak kepolisian terkait kasus pengrusakan kampus Politani.
Kapolres Pangkep AKBP Idil Tabransyah mengungkap, kasus pengerusakan kampus Politani masih dalam proses penyidikan.
"Saat ini ada 4 mahasiswa yang mulai diperiksa yang diduga merupakan pelaku pengrusakan kampus Politani," ujarnya.
Ditempat terpisah Rafli Husain yang juga Ketua BEM Politani yang sudah ditetapkan sebagai tersangka pengerusakan mengungkapkan kedatangan di Mapolres Pangkep untuk memenuhi surat panggilan kedua pihak kepolisian.
"Kedatangan kami ke Mapolres Pangkep untuk memenuhi surat panggilan kedua. Sedangkan sejumlah mahasiswa yang menemani kami hanya merupakan bentuk kepedulian," ujarnya.
Saat ini, BEM Politani telah melakukan pembicaraan dengan bidang tiga kemahasiswaan untuk menjamin dan bersedia memperbaiki fasilitas kampus yang dirusak.
"Namun kita masih sangat menyayangkan sikap Direktur Politani Ir Djayadi yang hingga saat ini tidak mau menemui mahasiswa, bahkan keberadaanya saja tidak diketahui," ujar Rafli.
Untuk proses belajar mengajar hingga saat ini tidak berlangsung, namun untuk angkatan 20 yang merupakan mahasiswa semester akhir tetap melakukan PKPM disejumlah daerah.
Hal ini dilakukan untuk menghindari rusaknya nama kampus di masyarakat.
Keempat nama mahasiswa tersebut diantaranya Rafli Husain mahasiswa semester V, Idul Kurniawan mahasiswa semester VI, Nurham Akib dan Alim mahasiswa semester III Politani Pangkep. (ade/c)
Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " Mahasiswa Politani Diperiksa di Polres "
|