SENIN, 08 MARET 2010 | 1638 Hits

Menegok Dunia Pendidikan di Wajo
Plafon SDN 21 Salomenraleng Nyaris Ambruk
Perhatian Dinas Pendidikan Wajo terhadap fasilitas pendidikan masih perlu dipertanyakan.
Pasalnya,kendati pemerintah pusat sudah mengucurkan dana hingga miliaran pertahun untuk pembangunan dan perbaikan sekolah di Kabupaten Wajo,namun masih ada sejumlah sekolah di kota sutera ini yang kondisinya sangat memperihatinkan. Salah satunya, SDN 21 Negeri Salomenraleng,Kecamatan Tempe yang kerusakan sudah cukup parah. Plafon dan bangunan tampak mulai rapuh dan nyaris ambruk. Ironisnya, sejak dibangun sekolah ini baru satu kali mendapatkan bantuan perbaikan. Itupun hanya perbaikan plafon. Hal ini terungkap saat PARE POS melihat lokasi SDN 21 Salomenraleng Sabtu 6 Maret pekan lalu. Selain kondisi bangunan yang memprihatinkan, kelengkapan penunjang proses mengajar sekolah terlihat sangat kurang. Bahkan mobiler seperti kursi, meja dan lemari disekolah yang memiliki siswa sekitar 103 ini juga sangat memprihatinkan dan terlihat peyot dan rusak. Lebih ironis lagi, sekolah ini juga tak memiliki kepala sekolah dan hingga kini jabatan tersebut masih dipegang Kepala Dinas Pendidikan Cabang Tempe Drs Agustiaman. Sejumlah guru disekolah tersebut mengatakan, sejak dibangun SDN 21 Salomenraleng tahun 1962 baru satu kali mendapatkan bantuan yakni tahun 2001 untuk pekerjaan plafon. Hingga kini belum pernah lagi mendapatkan bantuan. Ironisnya salah satu bangunan yang menghubungkan antara kelas beberapa waktu lalu sempat rubuh dan hingga kini belum mendapatkan perhatian. "Kita juga sudah seringkali melaporkan dan mengusulkan hal ini ke Dinas Pendidikan baik untuk anggaran DAK dan anggaran lainya,namun hingga kini belum ada realisasi.Begitupun juga dengan pengisian untuk kepala sekolah,namun hingga kini juga belum ada," ungkap Hj.Salmiati, guru disekolah tersebut sambil diamini guru lain.Kepala Dinas Pendidikan Wajo H Bustamin Betta yang dihubungi Ahad 7 Maret kemarin belum berhasil dimintai tanggapan terkait hal tersebut. Begitupun pelaksana tugas harian Kepala Sekolah SDN 21 Salomeraleng Drs Agustiaman yang saat ini menjabat sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan Tempe.Ketua Komisi III DPRD Wajo Hj Husniaty yang dihubungi melalui telepon selulernya mengaku kaget dengan temuan tersebut. Malah ia tidak menyangka jika banguan sekolah memperihatinkan itu masih berada dalam wilayah kota yakni Kecamatan Tempe. Selain itu, Ia juga mengungkap salah satu sekolah di Desa Simpellu juga mengalami hal serupa yakni kondisi memprihatinkan. Sebab menurutnya sejumlah siswa harus duduk dilantai, karena tidak memiliki bangku dan hanya menggunakan bangku mengaji. Untuk itu, Komisi III akan segera memanggil Dinas Pendidikan untuk kembali membicarakan mengenai permasalahan tersebut. "Sebelumnya Komisi II DPRD Wajo telah memanggil Kepala Dinas Pendidikan Wajo untuk mengetahui jumlah sekolah yang sudah direhab dan yang rusak. Namun data tersebut tidak dimiliki sama sekali.Untuk itu, kita akan panggil Dinas Pendidikan mengkordinasikan hal ini,"tegasnya.(win/b)

Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " Plafon SDN 21 Salomenraleng Nyaris Ambruk "