SENIN, 01 MARET 2010 | 5577 Hits

Penjual Ikan Pasar Sentral Ancam Demo
PINRANG — Kendati warga pasar mengeluhkan sikap arogansi Kepala Pasar Sentral Pinrang selama ini dan meminta untuk dilakukan pergeseran.
Namun belum mendapat tanggapan serius pihak berwenang khususnya Disperindag Kabupaten Pinrang. Meskipun masalah ini sering disoroti pihak Legislatif juga belum ada realisasinya. Sejumlah warga pasar sentral yang ditemui PARE POS, Minggu, 28 Februari kemarin turut menyesalkan tindakan arogansi Kepala pasarnya Jhn. Menurutnya, selama menjadi kepala pasar, sikap ramah yang diperlihatkan terhadap pedagang pasar tidak pernah dilihat, hanya ditonjolkan kepribadian kepemimpinan otoriter dan terkesan menakut-nakuti warga. Arogansi tersebut, membuat sejumlah pedagang mengaku menjadi korban, baik secara perasaan maupun materi. Salah satu warga pasar sentral Pinrang, Tati mengakui, dirinya tidak pernah senang tindakan yang dilakukan oknum kepala pasar sekarang. Buktinya, suaminya, Muchtar sakit lantaran mendapat musibah kecelakaan, sehingga tidak masuk pasar menjual beberapa bulan, tempat menjualnya di pelataran diberikan orang lain. Konon kabarnya, yang mengambil tempat tersebut diduga orang dekatnya. Ketua Asosiasi Pasar Sentral, H Ahmad yang dihubungi via selulernya mengatakan, keluhan warga pasar sentral selama ini bukan saja tertuju kepada penjual sayuran, penjual ayam. Tetapi, menurut informasi, kalangan penjual ikan juga merasa tidak senang tingkah laku oknum kepala pasar sekarang. Bahkan pihak penjual ikan mengancam melakukan aksi demo terhadap hal tersebut, namun saat ini baru sebatas tahap koordinsasi, pihak asosiasi dengan penjual ikan, agar aksi seperti itu tidak perlu dilakukan jika pihak Pemkab masih bisa dinegosisasi. Wakil Ketua DPRD Pinrang, A Hatta P Biri yang ditemui secara terpisah, Minggu kemarin mengaku sudah melakukan hearing dan meminta mengubah sikapnya selama ini. (ilo/c)

Komentar Anda Untuk Berita/Artikel " Penjual Ikan Pasar Sentral Ancam Demo "